Minggu, 09 Februari 2014

Tanda Putera mula tayangan dengan 12 penonton Melayu

0 komentar

Thursday, 29 August 2013

Tayangan pertama Tanda Putera di pawagam di Mid Valley hari ini menerima sambutan dingin. Gambar The Malaysian Insider oleh Nazir Sufari, 29 Ogos, 2013.


Filem kontroversi Tanda Putera mula ditayangkan hari ini dengan dewan tayangan di Mid Valley Megamall pada jam 11 pagi hanya menarik  12 penonton.

Tinjauan The Malaysian Insider mendapati kebanyakan penonton juga adalah komuniti Melayu yang terdiri daripada kakitangan kerajaan.

Mereka bagaimanapun melihat filem kisah hidup Tun Abdul Razak, perdana menteri kedua itu tidak membawa sebarang mesej perkauman, sebaliknya segala dakwaan rasis dan perkauman dalam jalan cerita filem itu adalah untuk menunjukkan latar belakang dan jalan cerita.

"Saya melihat tiada isu perkauman, saya tidak nampak jalan cerita menyentuh  isu perkauman, ia hanya menunjukkan jalan cerita, lagipun ia adalah fakta  sejarah sebenarnya," kata Mohd Razif Ahmad Fuad, 30, seorang penjawat awam ketika ditemui The Malaysian Insider.

Filem berkenaan sebelum ini menerima kritikan keras pelbagai pihak termasuk DAP yang mendakwa fakta berkenaan insiden 13 Mei dalam filem itu diseleweng, termasuk babak "kencing di tiang bendera."
Babak berkenaan bagaimanapun masih dipaparkan dalam filem itu.

Hanim Azira, 29, bagaimanapun menegaskan filem berkenaan adalah tinjauan yang baik menunjukkan bagaimana tokoh negara akan melakukan apa sahaja untuk menyelamatkan negara.

"Ia filem yang bagus. Menunjukkan tokoh sanggup lakukan apa sahaja demi negara," katanya yang bekerja sebagai broker.

Rakan Hanim, Zaidi Sidek, 33, juga melihat filem itu tidak menimbulkan isu perkauman sebaliknya lebih menjurus kepada semangat patriotik.

Kedua-dua mereka turut mengakui mengambil cuti semata-mata untuk menonton Tanda Putera.

Isu dan kontroversi yang menyelubungi filem arahan Datin Paduka Shuhaimi Baba itu juga berjaya menarik penonton apabila seorang remaja mengakui menonton filem berkenaan selepas kontroversi itu dipaparkan media.

"Saya tonton kerana dengar kontroversi dan selepas menontonnya saya berpendapat tiada isu rasis, tetapi ia bergantung kepada penerimaan penonton," katanya yang enggan dikenali. – 29 Ogos, 2013.
The Malaysian Insider
Read more ►

Sabtu, 28 Desember 2013

panas terbongkar AKSI NORA DANISH BERCHIUM DENGAN LELAKI

0 komentar



Perghhh... Sapa lah lelaki bertuah yang dapat ciuman dari Nora danish ni beb..? Alangkah bahagianya kalau gua yang berada ditempat tu..

Dan gua yakin.., ramai jantan-jantan kabaret diluar sana yang sependapat dengan gua..

Sapalah yang tak mau dicium oleh Nora danish beb.. Tengok Nora senyum pun dah boleh membuatkan hidung berdarah.., inikan pulak dapat ciuman beb..

So.., gua harap semua peminat-peminat artis cun ni bersabar ye... Yang penting, doakanlah kebahagiaan Nora dan lelaki pujaannya tu..

Biarlah dorang bahagia hingga ke akhir hayat ye... Aminnnn....

l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
Read more ►

Senin, 25 November 2013

Cara menginstall wordpress dengan auto installer

0 komentar
Ini adalah cara yang paling mudah,dengan hanya 1 kali klik saja dan tidak ada 5 menit maka blog sudah jadi.Ya,,,untuk apa pakai cara yang sulit kalau cara mudah bisa kita lakukan.Wordpress adalah CMS blog yang sangat populer,setiap penyedia hosting pasti menyediakan fantastico/autoinstaller untuk wordpress dan bahkan webhosting gratis pun sudah banyak yang memberikan untuk ini.

Saya rasa perlu juga untuk membahas ini,karena memposisikan diri saya saat pertama kali ingin bikin blog menggunakan CMS wordpress.Karena waktu itu saya belum tahu apa itu autoinstaller,blog wordpress pertama saya dulu upload sendiri script wordpress kedalam directori server dengan FTP manager.Ukuran file CMS wordpress cukup besar sekitar 3mb setelah dikompress,karena saya menggunakan ftp manager untuk menguplaod maka file tidak dikompress yaitu sebesar 13MB!.Jadi cukup lama saya menunggu proses uploading ini apalagi koneksi internet saya sangat lamban karena menggunakan wireless modem CDMA  -fyuh- (kok jadi curhat..) .Setelah mengetahui bahwa ternyata ada cara yang jauh lebih mudah ini,dalam hati cuma bisa mengumpat " SIALAN".

Cukup saya saja yang mengalami hal yang cukup melelahkan dan menyusahkan  itu (Lebay modeon).Walaupun ada cara mudah,jika tidak tahu tetep saja kita akan memilih cara yang sulit demi mencapai tujuan jika tidak tahu tentang cara yang mudah itu.

Baiklah langsung saja pada acara utamanya,jika sebelumnya Anda tidak tertarik dengan wordpress karena takut kesulitan saat instalasinya siapa tahu setelah membaca postingan ini Anda jadi tertarik lagi.

Pertama tentu saja sewa webserver dulu sekaligus nama domain (domain+hosting) untuk blog/website Anda kepada webhosting kesayangan Anda.

Masuk kedalam CPANEL dengan alamat (URL) yang telah dirujuk pihak hosting dengan Password dan UserID yang diberikan khusus untuk Anda melalui email.

Kalau sudah masuk maka cari logo bertuliskan "softaculous" didalam PANEL Anda.

cara install wordpress

Yaudah,,klik aja langsung!!!...Maka Anda akan menjumpai yang seperti ini..



cara install wordpress

Pilih blog dan mulai install dengan mengisi yang ini terlebih dahulu!!..



cara install wordpressChoose protocol isi pilih yang pakai WWW,karena jika tanpa WWW maka domain blog anda tidak menampilkan  WWW di adress bar browser lho?...tapi hal ini masih bisa dirubah lagi nanti di admin area..

Yang lain tidak perlu dirubah kecuali Site Name,Site description (sesuai dengan bahasan blog anda) ,Admin Usernme,Admin Password,Admin Email (email Anda) ,rekomendasi saya isi Admin username dengan nama yang unik dan paswwordnya usahakan perpaduan huruf dan angka (untuk keamanan) agar selamat jika ada yang mencoba melakukan brutush force attack (scanning username dan pasword dengan berbagai kombinasi,biasanya dengan bantuan robot) ,tetapi juga jangan sampai lupa karena itu untuk login kedalam ADMIN PANEL.

Setelah beres mengisi data,klik install!!..Sangat mudah bukan?.........tidak ada 5 menit.

Tinggal bagaimana memilih template yang cocok untuk blog Anda.

Semoga bisa bermanfaat tutorial sederhana ini !!
Read more ►

Kamis, 21 November 2013

Meraup Rupiah dengan BUDIDAYA PAPRIKA

0 komentar


ASPEK PRODUKSI
PROSES PRODUKSI
1. Persiapan Greenhouse
Persiapan greenhouse meliputi sanitasi dan sterilisasi. Sanitasi dilakukan dengan membuang sisa tanaman yang masih ada didalam greenhouse. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan penularan penyakit dan hama yang ada pada sisa tanaman itu.
Foto 4.2.Sterilisasi Greenhouse
Sterilisasi greenhouse dilakukan dengan menggunakan bahan kimia seperti Lysol dan Formalin untuk membunuh bibit penyakit yang dapat menyerang tanaman paprika. Untuk musim tanam berikutnya, dilakukan penggantian plastik mulsa greenhouse yang berfungsi untuk menjaga kelembaban daerah sekitar perakaran tanaman paprika.
2. Pembibitan
Benih paprika sebelum ditanam di dalam greenhouse disemai dahulu agar lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan tanam nanti. Teknis pembibitan paprika adalah sebagai berikut :
  • Benih terlebih dahulu direndam dengan air hangat kuku selama 30 menit.
  • Media tanam berupa arang sekam atau rockwool dibasahi dengan air bersih dan dipastikan agar media basah sampai merata dan dibiarkan sesaat agar air siraman yang berlebihan menetes.
  • Apabila menggunakan media Rockwool, dibuat lubang kecil pada Rockwool dan apabila menggunakan arang sekam dibuat garitan kecil yang saling berpotongan pada sekam dengan jarak + 2 x 2 cm.
  • Benih diletakkan satu persatu pada setiap lubang dengan posisi calon lembaga (titik tumbuh) menghadap ke bawah ± 0,5 cm dengan menggunakan pinset, setelah semua benih disemai kemudian tutup dengan plastik mulsa.
  • Benih-benih tersebut ditaruh dilemari semai (germnation chamber) dengan suhu optimal 20-25 ÂșC dan RH 70%-90%. Suhu dan RH dapat diatur dengan cara memasang lampu jika suhu rendah dan jika kelembaban rendah semprotkan air ke dalam lemari semai dengan menggunakan hand sprayer.
  • Benih akan berkecambah dalam waktu ± 7 hari, plastik mulsa dibuka kemudian bibit dipindahkan ke tempat yang ada sinar dengan tetap menjaga suhu dan kelembaban.
  • Bibit dengan kotiledon tumbuh sempurna, dipindahkan ke polybag 15 x 15 cm yang telah dibasahi dengan larutan nutrisi dengan EC 1,5 mS/cm dan pH 5,5.
  • Pemeliharaan di persemaian/pembibitan meliputi penyiraman 1-2 kali sehari (tergantung cuaca, fase pertumbuhan bibit, dan media yang digunakan), pengendalian hama dan penyakit selama di nursery misalnya Trips, Mite, Leaf miner, rebah kecambah dll) dan yang tak kalah pentingnya adalah pengaturan kembali jarak antar tanam agar daun tanaman tidak saling menutupi.
  • Bibit siap ditanam ke greenhouse produksi setelah berumur ± 21-30 hari di polybag atau sudah berdaun ± 5 helai.

Foto 4.3. Persemaian Paprika
3. Penanaman
Penanaman dilakukan dengan memindahkan bibit yang telah berumur + 21-30 hari pada media tanam yang lebih besar yang telah disusun di dalam greenhouse. Media yang digunakan untuk penanaman ini adalah arang sekam. Pemindahan tanaman dilakukan dengan cara :
  • Bibit diletakkan di sisi polybag untuk penyesuaian cuaca.
  • Media tanam disiram sampai basah dengan larutan hara sebanyak 2 liter.
  • Regulating stick dicabut dan dikeluarkan dari media.
  • Bagian tengah media dilubangi dan tambahkan karbofuram 1 g/polybag.
  • Bibit disiram dan dikeluarkan beserta medianya dengan cara membalikkan polybag bibit sambil menyangga bibit dengan tangan.
  • Bibit dimasukkan ke lubang tanam, dan media dirapatkan di sekitar batang.
  • Regulating stick dipasang kembali.
Foto 4.4. Penanaman Paprika
4. Pemeliharaan
Pemeliharaan tanaman paprika meliputi pemupukan, pengajiran, pemangkasan, penjarangan buah, dan pengendalian hama dan penyakit.
Pemupukan dilakukan bersamaan dengan penyiramaan/irigasi. Pupuk dilarutkan dalam air kemudian ditampung di dalam tangki air untuk irigasi tetes. Frekuensi pemberian pupuk ini tergantung pada kondisi cuaca dan umur tanaman. Pada kondisi cuaca panas, pemberian pupuk dilakukan lebih sering untuk menjaga supaya tanaman tidak layu. Waktu pemberian pupuk dilakukan pada pukul 8:00, 10:00, 12:00, 14:00, dan 16:00 dengan lama tiap pemberian selama 2 menit.
Terdapat 2 sistem irigasi pada hidroponik paprika di Kabupaten Bandung. Sistem irigasi pertama menggunakan metode penyiraman tanaman satu per satu menggunakan selang. Sistem irigasi kedua menggunakan irigasi tetes dimana pada masing-masing polybag tanaman dipasang pipa kecil yang terhubung dengan tangki penyimpanan air. Dengan irigasi tetes penyiraman tanaman dilakukan sekaligus pada seluruh tanaman pada waktu yang bersamaan. Skema irigasi tetes dapat dilihat pada Gambar 4.2.
Pada tanaman yang masih muda larutan pupuk diberikan sebanyak 0,5 liter per pohon dan pada tanaman dewasa diberikan sebanyak 1,2 liter per pohon. Salah satu sistem irigasi yang digunakan petani paprika di Kabupaten Bandung menggunakan sistem irigasi tetes. Pada sistem irigasi tetes ini, selain seluruh polybag tanaman mendapat penyiraman yang bersamaan, volume penyiraman lebih terkontrol sehingga lebih efisien dalam hal waktu dan volume penyiraman.
Gambar 4.2. Skema Irigasi Tetes pada Sistem Hidroponik
Foto 4.5. Pengajiran
Pengajiran dilakukan dengan melilitkan benang pada tanaman paprika untuk menopang tanaman paprika. Dengan penopangan tanaman akan diperoleh bentuk tanaman yang sesuai dengan kegiatan produksi secara maksimal, terutama dalam efisiensi lahan. Pengajiran dilakukan pada tanaman yang berumur 2 minggu setelah tanam.
Pemangkasan dilakukan untuk membentuk tanaman sehingga pertumbuhan dan produksi tanaman maksimal. Pemangkasan ini meliputi pemangkasan cabang dan tunas (pewiwilan), pemangkasan daun dan pemangkasan bunga.
  • Pemangkasan cabang dan tunas dilakukan dengan mengatur dan mengurangi cabang dan tunas di ketiak daun sehingga hanya ada 2 cabang utama. Pemangkasan ini dilakukan sampai bunga yang dipelihara tumbuh dan mekar.
  • Pemangkasan daun dilakukan dengan membuang semua daun pada batang utama, daun yang tua dan sakit serta daun yang terlalu rimbun.
  • Pemangkasan bunga dilakukan sampai tanaman berusia 4 minggu setelah tanam. Bunga yang muncul sebelum 4 minggu setelah tanam dibuang. Dari satu ketiak daun sebaiknya hanya dipelihara 1 bunga agar buah yang dihasilkan besar dan berkualitas.
Gambar 4.3. Tanaman Paprika Hasil Pemangkasan
Foto 4.6. Pemeliharaan Paprika
Salah satu kendala dalam pertanian yang menggunakan sistem monokultur adalah penyebaran penyakit dan hama yang sangat cepat jika tidak segera ditangani. Untuk mencegah penyebaran penyakit dan hama, dilakukan tindakan seperti pengamatan dini pada serangan hama dan penyakit, membuang dan membakar tanaman yang terkena serangan dan penyemprotan pestisida.
5. Pemanenan
Dalam pemanenan perlu diperhatikan beberapa hal seperti waktu dan cara pemanenan. Berdasarkan waktu, pemanenan dibagi menjadi 2, yaitu panen buah matang hijau dan panen buah matang berwarna (merah, kuning, orange).
Penggolongan ini disesuaikan dengan permintaan pasar dan harga jual. Pada saat pemetikan harus diusahakan agar tidak merusak ranting atau tanaman yang masih muda. Buah paprika sebaiknya dipanen beserta tangkai buahnya dengan menggunakan gunting atau pisau tajam. Diusahakan agar tangkai buah tidak terlepas dari buah atau tertinggal di cabang tanaman karena buah akan mudah terserang patogen.
Foto 4.7. Pemanenan Paprika
6. Pascapanen
Pada tahap pascapanen, buah paprika yang telah dipanen dicuci. Pencucian ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan sisa pestisida yang ada pada buah paprika. Selain itu, pencucian ini juga bertujuan untuk menurunkan panas lapang buah sehingga transpirasi buah menurun. Setelah dilakukan pencucian, buah paprika kemudian disortasi dan digrading.
Read more ►
 

Copyright © spent my time Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger